Taiki
Hicha, aku mau tes kamu, ya! Coba kamu sebutkan pulau-pulau utama di Jepang!

Hicha
Yah, gampil amat pertanyaannya!

Taiki
Halah! Bisa jawab, nggak?

Hicha
Hokkaido, Honshu, Shikoku, dan Kyushu!

Taiki
Wah... pinter...

Hicha
Zzzz...

Taiki
Hahaha... Di tengah pulau Honshu yang merupakan pulau terbesar di Jepang ada prefektur Aichi. Sudah pernah ke sana, belum?

Hicha
Sudah, dong! Prefektur tempat asalnya Toyota, perusahaan otomotif terbesar di dunia! Iya, kan?

Taiki
Betul! Tapi di sana tentu aja bukan cuma ada pabrik mobil, lho!

1. Nagoya

Taiki
Kalau ke prefektur ini, tentu saja harus ke kota Nagoya, kota dengan penduduk terbanyak ke empat setelah Tokyo, Yokohama, dan Osaka.

Hicha
Tempat pertama yang wajib di kunjungi di Nagoya, tentu saja Nagoya castle, ya!

Taiki
Betul, kastil ini adalah salah satu kastil terkenal yang dibangun oleh Tokugawa clan di zaman Edo.

Hicha
Kastil ini terkenal sebagai spot untuk melihat bunga atau hanami di musim semi.

Akses
Kepopuleran
Fotospot

Taiki
Sayangnya, karena mau direnovasi, untuk sementara kastil ini ditutup untuk umum.

Hicha
Yah...

Taiki
Tapi jangan khawatir, di Nagoya kita bisa ke tempat-tempat lainnya, misalnya Nagoya City Science Museum yang memiliki planetarium terbesar di dunia!

Akses
Kepopuleran
Fotospot

Hicha
Wow...

Detail

  • Jam Operasional
    9:00-17:00 (last entry: 16:30)
    Tutup: Senin, Jumat minggu ke-3 (Jika libur nasional, maka tutup di minggu ke-4), akhir tahun (29 Des – 3 Jan)
  • Harga tiketnya
    Dewasa : 800yen (kira-kira Rp. 104.000) untuk tiket masuk museum dan planetarium
    400yen (kira-kira Rp. 52.000) untuk tiket masuk museum saja.Siswa SMA dan mahasiswa (dibuktikan dengan student card):
    500yen (kira-kira Rp. 65.000) untuk tiket masuk museum dan planetarium
    200yen (kira-kira Rp. 26.000) untuk tiket masuk museum saja.16 tahun ke bawah: gratis65 tahun ke atas:
    200yen (kira-kira Rp. 26.000) untuk tiket masuk museum dan planetarium
    100yen (kira-kira Rp. 13.000) untuk tiket masuk museum saja.

 

2. Meijimura

Taiki
Di luar kota Nagoya kita bisa berkunjung ke Meijimura

Hicha
Tempat ini adalah museum dan taman terbuka yang dibangun pada zaman Meiji, saat Jepang mulai membuka diri dengan dunia barat.

Taiki
Wah... kok kamu tahu?

Hicha
Kamu mah selepe -__-“

Taiki
Hehehe. Di sini ada banyak bangunan berarsitektur western dengan taman yang sangat luas!

Hicha
Iya, kalau mau berkeliling tamannya, kita bisa menggunakan kereta uap yang mengelilingi taman ini. Ada juga Kyoto street car dan village bus. Tinggal pilih deh mau naik yang mana!

Taiki
Wah... pasti romantis nih naik kereta uap sama pacar...

Hicha
Cari pacar gih sana!

Taiki
Di sini ada 5 area, masing-masing dengan keunikannya sendiri-sendiri.

Hicha
Betul! Ada SMA zaman Meiji, butcher’s shop, gereja St. John, dll di area 1, terus Sake brewery di area 2, mercusuar Shinagawa di area 3, Gymnasium untuk olah raga bela diri di area 4, dan beberapa gedung katedral dan gereja di area 5.

Taiki
Tentu aja, masih ada banyak gedung yang belum kamu sebut di masing-masing area tersebut.

Ditail

  • Jam Operasional:
    9:30-17:00 (Mar.-22 Jul., Sep., Oct.)
    10:00-17:00 (23 Jul.-31 Aug)
    9:30-16:00 (Nov.)
    10:00-16:00 (Dec.-Feb.)
    Tutup: 7-11 Jan., hari Senin (kecuali jika libur nasional) di antara 21 Jan.-25 Feb.3-7 Sep, 17, 18, 24, dan 31 Desember.
  • Tiket harganya:
    Dewasa: 1.700yen (kira-kira Rp.221.000)
    Mahasiswa dan Lansia (65 tahun ke atas): 1.300yen (kira-kira Rp. 169.000)
    Siswa SMA: 1.000yen (kira-kira Rp.130.000)
    Siswa SD dan SMP: 600yen (kira-kira Rp.78.000)
Akses
Kepopuleran
Fotospot

3. Toyota Automobile Museum

Hicha
Aichi kan prefektur tempat kelahiran Toyota, perusahaan mobil terbesar di dunia, tapi kok belum disinggung sama sekali?

Taiki
Sabar, dong! Ini kita mau ke museum Toyota.

Hicha
Asyik! Bisa main ke pabrik mobil!

Taiki
Eh, jangan salah... museum ini adanya di kota Nagakute, kota di antara Nagoya dan Toyota. Jadi nggak perlu terlalu jauh harus ke pabriknya langsung.

Hicha
Yah... nggak bisa lihat mobil dirakit, dong!

Taiki
Jangan salah... di sini kita bisa menambah pengetahuan tentang perusahaan Toyota mulai dari dibentuk, sampai cara merakit mobil, lho!

Hicha
Wah... lebih lengkap, dong ya!

Ditail

  • Jam Operasional:
    9:30-17:00 (last entry 16:30)
    Tutup: hari Senin (kecuali hari libur nasional) dan akhir tahun
  • Harga tiket masuk:
    Perorangan
    Dewasa: 1.000yen (kira-kira Rp. 130.000)
    Lansia (65 tahun ke atas): 500yen (kira-kira Rp.65.000)
    Siswa SMP-SMA: 600yen (kira-kira Rp.78.000)
    Siswa SD: 400yen (kira-kira Rp.52.000)
    Pre-school: Gratis
    Grup (20 orang atau lebih)
    Dewasa: 800yen (kira-kira Rp. 104.000)
    Lansia (65 tahun ke atas): 400yen (kira-kira Rp.52.000)
    Siswa SMP-SMA: 400yen (kira-kira Rp.52.000)
    Siswa SD: 300yen (kira-kira Rp.39.000)
    Pre-school: Gratis
    (harga dapat berubah untuk event tertentu, silakan cek website resmi)
Akses
Kepopuleran
Fotospot

4. Higashiyama Dosyokubutsuen (Higashiyama Zoo and Botanical Gardens)

Taiki
Balik lagi ke kota Nagoya, sekarang kita ke Higashiyama Dosyokubutsuen, yuk!

Hicha
Apaan tuh?

Taiki
Kebun flora dan fauna yang ada di Nagoya!

Hicha
Wah... biasanya cuma ada kebun binatang aja, ini ada tumbuhannya juga?

Taiki
Betul! Tempat ini sudah berdiri sejak lebih dari 80 tahun yang lalu, lho! Terus, merupakan salah satu bonbin terbesar di Asia!

Hicha
Oya?

Taiki
Iya! Nggak cuma itu, di sini juga ada green house, memorial room, dan event pameran serta workshop!

Hicha
Wah... lengkap, ya! Jangan-jangan mahal nih?

Taiki
Hoo... tenang aja! Nggak bikin kantong bolong deh pokoknya!

Ditail

  • Jam Operasional
    Selasa-Minggu 9:00-16:50 (Jika Senin adalah hari libur nasional, maka bonbin tutup hari berikutnya)
    Tutup: Libur akhir tahun (29 Des.- 1 Jan.)
  • Harga tiket masuk
    Dewasa (siswa SMA ke atas): 500yen (kira-kira Rp.65.000)
    Lansia (65 tahun ke atas, domisili Nagoya): 400yen (kira-kira Rp.52.000)
    Siswa SMP ke bawah: Gratis
Akses
Kepopuleran
Fotospot

5. Korankei

Hicha
Dari tadi ke tempat buatan terus, nih! Aku kan pengin ke tempat yang alami, gitu!

Taiki
Banyak maunya, ah!

Hicha
Yee... -_-“

Taiki
Ya sudah, sekarang aku mau cerita tentang Korankei!

Hicha
Apa itu?

Taiki
Nih!

Hicha
Wow! Cantik banget!

Taiki
Iya, dong! Korankei ini lembah cantik di prefektur Aichi yang terkenal sebagai spot momiji di musim gugur.

Hicha
Cuma pas musim gugur aja?

Taiki
Ihh... kamu mah ngeremehin! Maple tunnel-nya tuh bagus banget, keleus... terus di sini ada Taigetsukyo. Bridge yang jadi simbol Korankei plus photo spot yang bagus banget!

 

Hicha
Iya, bagus ya! Hehehe.

Taiki
Terus, di sini juga ada Asuke Yashiki Village, kampung tradisional ala Jepang. Di sini pengunjung bisa berpartisipasi dalam workshop yang diadakan, seperti workshop keterampilan tangan dari bambu, membuat sandal jerami, membuat kartu pos dari kertas washi, dan lain-lain!

Hicha
Wah... menarik tuh!
Akses
Kepopuleran
Fotospot

6. Yotsuya no senmaida

Taiki
Terus, selain Korankei, ada lagi nih tempat dengan keindahan alami yang menyejukkan mata!

Hicha
Ini di Bali?

Taiki
Ya nggak, lah! Kan kita lagi ngomongin Prefektur Aichi... Ini namanya Yotsuya no Senmaida atau Rice Terrace Yotsuya.

Hicha
Hoo... abis mirip, sih... Hehehe.

Taiki
Emang cuma Bali aja yang punya sawah terasering?!

Hicha
Iya, iya, galak amat, dah! 😛

Taiki
Persawahan terasering ini sudah dibangung sejak 400 tahun yang lalu, lho!

Hicha
Oh ya?!

Taiki
Dan ada lebih dari seribu sawah! Tempat ini juga pemandangannya bagus banget dan bisa dinikmati meskipun bukan musim tanam atau panen.

Hicha
Wah... kesannya magis gitu, ya!
Akses
Kepopuleran
Fotospot

7. Ajisai no Sato

Taiki
Kalau yang suka dengan bunga, wajib berkunjung ke Ajisai no Sato, nih!

Hicha
Sato itu artinya kampung kan ya? Kampung hydrangea, dong?

Taiki
Betull!

Hicha
Cantik, ya!

Taiki
Iya, kan! Tempat ini sebenarnya bagian dari daerah Katahara Onsen, tapi disebut Ajisai no sato karena ada sekitar 50.000 batang hydrangea yang mekar di bulan Juni.

Hicha
Wah... Bisa nih abis onsen terus jalan-jalan di taman bunga, deh!

Taiki
Hayooo... mau ke onsen sama pacar, ya?

Hicha
Nggak lah! Belum muhrim 😛
Akses
Kepopuleran
Fotospot

8. Laguna Ten Bosch

Taiki
Coba sebutkan taman bermain yang ada di Aichi?

Hicha
Hmm...

Taiki
Pasti nggak tau, kan? Tempat anti-mainstream buat orang Indonesia, nih!

Hicha
Apa namanya?

Taiki
Laguna Ten Bosch!

Hicha
Saudara-nya Huis Ten Bosch yang ada di Nagasaki, ya?

Taiki
Benerr!

Hicha
Lha? Padahal aku asal ngomong aja... wkwkwk...

Taiki
Di sini selain ada wahana dan atraksi di bagian Lagunasia, ada spa dan theater Huis Ten Bosch Revue juga, lho! Pertunjukan yang mirip Takarazuka Revue dimana semua pemainnya perempuan!

Hicha
Setelah lelah bermain bisa me-rileks-kan diri di spa, dong ya! Terus abis itu nonton theater, deh!

Taiki
Tul banget! Tambahan lagi, ada event-event juga yang bikin tempat ini jadi lebih seru. Contohnya untuk musim dingin, ada Laguna Illumination & 3D mapping!

Hicha
Ya ampun, bagus banget!! Tempat romantis buat nge-date!

Taiki
Tempat yang bagus juga buat spot foto, lho!

Ditail

  • Jam Operasional
    Setiap hari: 10:00-21:00 (hari kerja), 10:00-22:00 (hari Sabtu), 10:00-21:30 (hari Minggu), dapat berubah sewaktu-waktu.
  • Harga tiket masuk Lagunasia
    Admission only:
    Dewasa (12 tahun ke atas): 2.250yen (kira-kira Rp.293.000)
    6-11 tahun: 1.300yen (kira-kira Rp.169.000)
    3-5 tahun: 800yen (kira-kira Rp. 104.000)
    Tiket terusan:
    Dewasa (12 tahun ke atas): 4.350yen (kira-kira Rp.565.500)
    6-11 tahun: 3.250yen (kira-kira Rp.422.500)
    3-5 tahun: 2.500yen (kira-kira Rp. 325.000)
    Di bawah 3 tahun: gratis
Akses
Kepopuleran
Fotospot

9. Yakimono Sanpomichi

Taiki
Sekarang kita ke kota Tokoname yang terkenal dengan Yakimono Sanpomichi-nya.

Hicha
Ada apa di situ?

Taiki
Yakimono itu artinya keramik. Jadi bisa dibilang kota Tokoname ini kotanya keramik. Di Yakimono Sanpomichi atau Pottery Path, sesuai namanya, kita bisa berjalan-jalan dan menelusuri sejarah industri keramik kota ini yang sudah dirintis sejak 900 tahun yang lalu!

Hicha
Pottery path-nya memiliki 2 rute, yang pertama berjarak sekitar 1.5km, dimulai dan berakhir di Ceramic Hall, yang kedua bverjarak 4km, juga dimulai dan berakhir di Ceramic Hall.

Taiki
Melewati jalan ini seperti menyusuri labirin jalan sempit yang dibangun di zaman Edo!
Akses
Kepopuleran
Fotospot

10. Rinku Beach

Hicha
Kalau sudah di Tokoname, sayang banget ya kalau nggak ke Rinku Beach!

Taiki
Iya, Di sini kita bisa berenang, BBQan, dan ada event-event tertentu juga, lho!

Hicha
Contohnya?

Taiki
Rinku Beach Fes, festival musik berbagai genre yang biasanya diadakan di musim panas.

Hicha
Terus ada juga event Sea and Sky Terrace, yang juga diadakan di musim panas!

Taiki
Betul! Ada beach house yang terbuka dan enak banget jadi tempat nongkrong di musim panas.

Hicha
Yah, namanya aja negara empat musim, sih ya! Bermain di pantai memang biasa dilakukan di musim panas!
Akses
Kepopuleran
Fotospot

Kesimpulan

Prefektur Aichi adalah salah satu prefektur alternatif jika ingin liburan di Jepang. Terkenal sebagai tempat lahirnya perusahaan otomotif Toyota, tidak seperti Tokyo, Kyoto, dan Osaka yang sudah banyak dikunjungi wisatawan Indonesia, di sini banyak tempat-tempat anti-mainstream yang mencakup daerah modern seperti Nagoya, hingga ke daerah onsen dan pantai yang bikin rileks. Jangan sampai dilewatkan, ya...

Kuy add LINE@ Japanesia!

Kita bink diary sehari-hari dengan bahasa Jepang yg mudah!

Klo kalian mau belajar bahasa Jepang dengan efektif, coba masuk aja!

Kita semuanya tunggu ikutan kalian ya! Makasih!

友だち追加

Kalo kamu suka
tolong follow ya

Kita sampaikan Artikel Terbaru!

Follow Twitter

Artikel Dianjurkan