Taiki
Hai hai hai~

Tias
Semangat banget.

Taiki
Iya dong, kan mau ngelanjutin perubahan kata yang kemarin.

Tias
(Bisik-bisik) Masih inget aja dia.

Taiki
Da apa?

Tias
Hehe, nggak da apa-apa.

Taiki
Tadi kamu bilang "kok masih inget" gitu kan? Emang aku dah pikun?

Tias
Woh, dahsyat juga tu telinga.

Taiki
Makanya klo mau ngata-ngatain lihat sikon, ni telinga tajem soalnya.

Tias
Iya iya, maaf.

Taiki
Dah ah, kita mulai aja.

Tias
Oke.

Taiki
Kata sifat di bahasa Jepang dibagi dua jenis, kata sifat "i" sama kata sifat "na". Kata sifat "i", contohnya

 Contoh

  • Atsui : panas
  • Samui : dingin
  • Chiisai : kecil
  • Furui : kuno

Taiki
Kata sifat yang akhirannya "i" itulah yang disebut kata sifat "i".
Ano kaban wa chiisai desu.
(あの かばん は ちいさい です。)
Arti

Kaban : tas

 

Kono ryouri wa chotto karai desu.
(この りょうり は ちょっと からい です。)
Arti

Chotto : sedikit
Karai : pedas

Tias
Masih gampang.

Taiki
Sipp, kita ke perubahan bentuk katanya ya. Ngerubah ke bentuk negatif, akhiran "i" diganti jadi "kunai".

Contoh

  • Atsui    → Atsukunai
  • Samui   → Samukunai
  • Chiisai  → Chiisakunai
  • Furui     → Furukunai
Ano kaban wa chiisakunai desu.
(あの かばん は ちいさくない です。)
Arti

Tias
Kunai..kunai..aku hafalin dulu.

Taiki
Lalu, bentuk positif lampau sama negatif lampauya.

Taiki
Untuk positif lampau "i" berubah jadi "katta". Negatif lampau, "kunai" jadi "kunakatta".
Yube wa samukatta desu.
(ゆうべ は さむかった です。)
Arti

 

Kinou no ban gohan karakunakatta desu.
(きのう の ばん ごはん からくなかった です。)
Arti

Makan malam kemarin tidak pedas

Tias
Kasih latihan lah. Biar nggak bingung ini.

Taiki
Siaapp, kerjain ya.

Jawaban

Tias
Waktu tanya bisa pake "dou" yang artinya "bagaimana".
Kono ryouri wa dou desu ka.
(この りょうり は どう です か。)
Arti

 

Chotto karai desu.
(ちょっと からい です。)
Arti

 

Kinou no ban gohan wa dou deshita ka.
(きのう の ばん ごはん は どう でした か。)
Arti

 

Karakunakatta desu.
(からくなかった です。)
Arti

Tias
Lho kok, kalimat kedua "desu"nya jadi "deshita"?

Taiki
Oh iya, lupa aku. Klo tanya tentang hal yang udah terjadi, "desu" dibuat lampau juga. Biar adil gitu. Sekarang ya kata tanyanya sekarang, lampau kata tanyanya ya lampau.

Tias
Hooo

Taiki
Kata sifat "i" tadi udah paham?

Tias
Nanti aku review lagi, biar lebih paham.

Taiki
Okee. Selanjutnya kata sifat yang nggak berakhiran "i", atau biasa disebut kata sifat "na". Misal,

 Contoh

  • Hima : senggang
  • Shinsetsu : Ramah
  • Yuumei : terkenal
  • Benri : praktis

Tias
Kok akhiran kata sifatnya nggak "na"?

Taiki
Emang nggak, ntar ada penjelasannya kok. Sabar dulu.

Tias
Iya. Ngikut aja aku.
Yamada sensei wa shinsetsu desu.
(やまだ せんせい は しんせつ です。)
Arti

Sensei : guru

 

Kyou wa totemo hima desu.
(きょう は とても ひま です。)
Arti

Totemo : sangat

Taiki
Untuk perubahan kata kata sifat "na" sama kayak kata benda. Bentuk negatifnya, "desu" berubah jadi "ja arimasen".
Yamada sensei wa sinsetsu ja arimasen.
(やまだ せんせい は しんせつ じゃ ありません。)
Arti

 

Kyou wa hima ja arimasen. Totemo isogashii desu.
(きょう は ひま じゃ ありません。とても いそがしい です。)
Arti

Isogashii : sibuk

Tias
Eh iya, sama kayak kata benda.

Taiki
Kan barusan dibilangin. Klo bentuk positif lampau sama negatif lampaunya masih inget nggak?

Tias
Jelas, masih inget dong. Positif lampau "desu" jadi "deshita". Klo negatif lampau, "ja arimasen" jadi "ja arimasen deshita".

Taiki
Mantap. Aku bikinin latihan lagi.

Jawaban
👧 Senshuu inaka e ikimashita ne. Dou deshita ka.
(せんしゅう いなか へ いきました ね。どう でした か。)
Arti

Inaka : desa
Ikimashita : pergi
Ne : kan

👨 Inaka wa totemo shizuka deshita.
(いなか は とても しずか でした。)
Arti
👧Michi wa dou deshita ka.
(みち は どう でした か。)
Arti

Michi : jalan

 

👨Michi wa benri ja arimasen deshita.
(みち は べんり じゃ ありません でした。)
Arti

Taiki
Ada tambahan lagi.  Kata  "kirei (cantik)", "kirai (benci)" juga tadi yang di latihan "yuumei (terkenal)" walau akhirannya "i", kata sifat ini adalah kata sifat "na". Inget baik-baik lho.

Tias
Hoo, gitu. Bakal tak inget-inget deh.

Taiki
Berikutnya kata sifat buat deskripsiin sesuatu. Di bahasa Indonesia pola ~ yang ~.

 

Takai yama desu.
(たかい やま です。)
Arti

Takai : tinggi
Yama : gunung

 

Sinsetsu na hito desu.
(しんせつ な ひと です。)
Arti

Hito : orang

Taiki
Kata sifat "i" ketemu kata benda langsung aja. Tapi, kata sifat "na" ketemu kata benda harus ditambah "na".

Tias
Ini alasan kata sifat akhiran bukan "i" disebut kata sifat "na" ya?

Taiki
Yups, gitu deh kira-kira.
Yamada sensei wa donna sensei desu ka.
(やまだ せんせい は どんな せんせい です か。)
Arti
Yamada sensei wa sinsetsu na sensei desu.
(やまだ せんせい は しんせつ な せんせい です。)
Arti

Taiki
Tadi "dou" buat tanya "bagaimana". "Donna" buat tanya "yang bagaimana".
👨Joguja wa donna machi deshita ka.
(じょぐじゃ は どんな まち ですか。)
Arti

Machi : kota

 

👩 Shizuka na machi deshita.
(しずか な まち でした。)
Arti
👨Ima wa donna machi desu ka.
(いま は どんな まち です か。)
Arti
👩 Nigiyaka na machi desu.
(にぎやか な まち です。)
Arti

Nigiyaka : ramai

 

👨 Hito-bito wa dou desu ka.
(ひとびと は どう です か。)
Arti

Hito-bito : orang-orang

 

👩 Hito-bito wa totemo yasashii desu.
(ひとびと は とても やさしい です。)
Arti

Taiki
Ini aku tambah beberapa kata sifat, dibaca ya.

Kesimpulan

Taiki
Kata sifat "i", bentuk perubahannya pada kata sifat itu sendiri. "Desu" dibelakang kata sifat "i" tetap. Sedangkan perubahan kata sifat "na" dan kata benda, pada "desu" yang mengikuti kata tersebut.

Tias
Aku paham.

Taiki
Sama ingat-ingat rumus ini,

Kata Sifat "i" + Kata Benda = langsung

Kata Sifat "na" + Kata Benda = ditambahkan "na"

Tias
Okee
Kuy add LINE@ Japanesia!

Kita bink diary sehari-hari dengan bahasa Jepang yg mudah!

Klo kalian mau belajar bahasa Jepang dengan efektif, coba masuk aja!

Kita semuanya tunggu ikutan kalian ya! Makasih!

友だち追加

Kalo kamu suka
tolong follow ya

Kita sampaikan Artikel Terbaru!

Follow Twitter

Artikel Dianjurkan