Taiki
Kalau ngobrolin tentang perang dunia II, nggak lengkap kalau nggak masukin Nagasaki.

Hicha
Iya, setelah Hiroshima, Nagasaki yang jadi tempat dijatuhkannya bom atom, kan ya?

Taiki
Betul.

Hicha
Dan lagi-lagi, korban utamanya justru warga yang tidak berdosa.

Taiki
Iya, nih. Kenapa harus ada perang coba?

Hicha
Taiki kalau jadi presiden Jepang jangan gitu, ya! Jangan coba-coba ikut perang!

Taiki
Di Jepang mana ada presiden!

Hicha
Oh iya ding, adanya kaisar dan perdana Menteri.

Taiki
Aku mau nikah sama putri aja, biar jadi pangeran!

Hicha
Emangnya ada putri yang mau? Eh ada ding... putri negeri khayalan 😛

Taiki
Oi!

1. Nagasaki Peace Park

Hicha
Seperti di Hiroshima, di Nagasaki juga ada taman yang dijadikan simbol perdamaian!

Taiki
Yoi. Namanya Nagasaki Heiwa Koen atau Nagasaki Peace Park.

Hicha
Kompleks taman ini terdiri dari dua bagian dan satu museum.

Taiki
Di dalamnya terdapat Memorial Hall yang dikelilingi kolam dan Hypocenter yang menjadi tanda pusat dijatuhkannya bom atom tanggal 9 Agustus 1945.

Hicha
Terus, ada Patung Perdamaian atau The Peace Statue juga.

Taiki
Betul. Patung ini dibuat oleh Seibo Kitamura yang asli orang Nagasaki. Bentuknya khas sekali. Tangan kanannya terangkat ke arah langit melambangkan arah dijatuhkannya bom atom, tangan kiri ke arah horizontal melambangkan harapan pada perdamaian dunia yang abadi, dan mata yang agak tertutup melambangkan doa untuk perdamaian dunia.

Hicha
Di sini juga terdapat berbagai plakat dan monument kecil sumbangan dari berbagai negara, sebagai simbol perdamaian.

Taiki
Museumnya sendiri memuat berbagai informasi dan peninggalan sisa-sisa bukti bahayanya bom atom.

Hicha
Oh, I really wish for the world peace from the bottom of my heart.

Taiki
Kamu ngomong apa?

Hicha
Ish... kamu mah...

Ditail

  • Jam operasional museum
    Sep-April 8:30-17:30
    Mei-Agust 8:30-18:30
    7-9 Agustus 8:30-20:00
    Tutup 29-31 Desember
  • Tiket masuk museum
    Dewasa: 200 yen (kira-kira Rp.26000)
    Usia SD-SMA: 100 yen (kira-kira Rp.13000)
Akses
Kepopuleran

 

2. Mount Inasa

Taiki
Mari kita beralih ke keindahan alam Nagasaki

Hicha
Hayuk! Hayuk! Ke mana kita?

Taiki
Di Nagasaki ada spot yang disebut sebagai Japan best 3-night view bersama gunung Rokko di Kobe dan gunung Hakodate di Hokkaido.

Hicha
Ini juga gunung?

Taiki
Iya dong! Namanya gunung Inasa atau Inasayama.

Hicha
Kalau mau ke sini caranya gimana? Terus ada apa aja selain night view yang bagus?

Taiki
Satu-satu dong nanyanya! Tentu aja night view juga cukup bagus!

Hicha
Wow!

Taiki
Ke sini bisa dengan bus, mobil, taksi, atau ropeway. Di sini ada beberapa antena TV dan radio dan di puncaknya ada observation deck dilengkapi restoran.

Ditail

  • Jam operasional ropeway
    Mar-Nov 9:00-22:00
    Des-Feb 9:00-21:00
    Beroperasi setiap 15-20 menit sekali
    Beberapa hari di bulan Desember ropeway tidak beroperasi karena maintenance tahunan
  • Harga tiket ropeway
    One-way: 720 yen (kira-kira Rp.94000)
    Round-trip: 1230 yen (kira-kira Rp.160000)
Akses
Kepopuleran
Fotospot

 

3. Glover Garden

Hicha
Selain Peace Park dan gunung Inasa ada apa lagi di Nagasaki?

Taiki
Kalau yang doyan sejarah industrialisasi di Jepang, khususnya Nagasaki, maka wajib banget datang ke Glover Garden.

Hicha
Yah... taman lagi? Pasti lebih mending ke Peace Park!

Taiki
Yee... ngeremehin! Beda tauuuk!

Hicha
Apa bedanya?

Taiki
Glover garden ini bisa dibilang outdoor museum gitu. Ada beberapa gedung yang dulunya tempat tinggal Thomas Glover dan keluarganya, juga ada taman-taman berundak dengan bunga-bunga khas tergantung musim. Pokoknya unik, deh!

Hicha
Kalau berundak gitu, capek dong mendakinya?

Taiki
Tenang... ada escalator buat yang malas jalan seperti kamu!

Hicha
Hehehe

Taiki
Di sini kita bisa melihat sejarah masuknya industri barat ke Jepang yang dibawa pertama kali oleh Thomas Glover orang Skotlandia. Gedung utamanya itu gedung kayu ala barat tertua di Jepang, lho!

Hicha
Oh ya?

Taiki
Terus, di sini kita juga bisa melihat bagaimana cendekiawan Jepang saat itu menerima dan mengaplikasikannya di Jepang.

Hicha
Wah... pasti susah banget kayaknya, ya? Orang Jepang saat itu kan sangat tertutup dengan dunia luar.

Taiki
Ho oh! Butuh waktu bertahun-tahun dan berpindah tempat sampai akhirnya Glover Garden ini dibangun.

Ditail

  • Jam buka
    8:00-18:00 (kecuali beberapa hari tertentu)
  • Tiket masuk
    Dewasa: 610 yen (kira-kira Rp.80000)
    Siswa SMA: 300 yen (kira-kira Rp.39000)
    Siswa SD-SMP: 180 yen (kira-kira Rp.24000)
Akses
Kepopuleran
Fotospot

 

4. 26 Martyrs Monument

Taiki
Masih berbau barat, pulau Kyushu adalah tempat pertama kalinya agama kristen masuk ke Jepang, tepatnya di Kagoshima.

Hicha
Lho? Kita kan lagi ngomongin Nagasaki...

Taiki
Sabar dong... Meski masuk pertama kali di Kagoshima sekitar abad ke-16, tapi hingga saat ini, agama Kristen paling berkembang di Nagasaki.

Hicha
Hoo...

Taiki
Awalnya, pihak keshogunan Jepang menerima dengan senang hati saat misionaris Katolik dari Roma datang dan minta izin untuk membuat gereja. Mereka waktu itu beranggapan dengan masuknya agama Kristen, maka pengaruh biksu Buddha bisa sedikit ditekan.

Hicha
He? Emang kenapa dengan biksu Buddha gitu?

Taiki
Yah... pada saat itu mereka cukup berpengaruh dihadapan rakyat Jepang. Jadi para Shogun merasa terancam. Sayangnya, kemudian mereka justru merasa kedatangan Katolik bisa menginisiasi penjajahan oleh bangsa barat, makanya terjadi insiden penyaliban 26 orang pendeta Katolik di Nagasaki.

Hicha
Ya ampun... kejam, ya!

Taiki
Yang lebih kejam lagi, di antara 26 orang ini ada misionaris dari Kyoto dan Osaka yang disuruh berjalan kaki sampai Nagasaki sambil mengumpulkan umat Kristen, terus setibanya di Nagasaki sebulan kemudian, mereka disalib di depan umat mereka!

Hicha
Hah!! Kok kejam banget?

Taiki
Yah... namanya orang takut kekuasaannya jatuh, apa juga dilakuin, biarpun tidak berperikemanusiaan.

Hicha
Ngeri, ya!

Taiki
Bertahun-tahun kemudian, untuk memperingati kejadian tersebut, dibangunlah Twenty-Six Martyrs Museum and Monument atau dalam Bahasa Jepang disebut Nihon ni ju roku seijin kinen-kan.

Hicha
Wah... Taiki bisa Bahasa Inggris...

Taiki
Oi! Fokus oi!

Hicha
Hehehe... iya maap...

Taiki
Di sini kita bisa menambah wawasan mengenai kejadian penyaliban tadi dan tentang penyebaran Katolik di Jepang.

Ditail

  • Jam buka
    9:00-17:00 (Tutup 31 Des – 2 Jan)
  • Tiket masuk
    500 yen (kira-kira Rp.65000)
Akses
Kepopuleran
Fotospot

 

5. Nagasaki Shinchi Chukagai

Taiki
Selain sebagai tempat masuknya industrialisasi barat, Nagasaki juga salah satu tempat berkembangnya budaya dari Cina.

Hicha
Seperti Kobe dan Yokohama?

Taiki
Iya. Makanya seperti Kobe dan Yokohama, di sini juga ada Pecinan atau Chinatown

Hicha
Terus bedanya apa?

Taiki
Kalau di Kobe namanya Nankinmachi, di Yokohama namanya Chukagai, di Nagasaki namanya Shinchimachi.

Hicha
Yah... masa cuma beda nama doang...?

Taiki
Hehehe... Tenang, hal yang menarik di Pecinan Nagasaki ini, setiap tahun diadakan festival tahun baru Cina terbesar di Jepang!

Hicha
Wah...

Taiki
Dan dari Pecinan di Nagasaki juga, lahir Chinese food khas Nagasaki seperti Champon dan Sara Udon

Hicha
Pasti nggak muslim friendly?

Taiki
Ya iyalah... kan bahan utamanya babi!

Hicha
Yah...

Taiki
Karena Nagasaki adalah tempat penyebaran agama Kristen dan budaya Cina, makanan yang muslim friendly masih susah ditemukan di sini

Hicha
Jadi bagi umat islam yang sedang main ke Nagasaki, hati-hati dalam memilih makanan, ya.
Akses
Kepopuleran
Fotospot

 

6. Gunkanjima

Taiki
Di luar kota Nagasaki, ada Gunkanjima yang bisa ditempuh dengan kapal Ferry.

Hicha
Namanya susah disebut, ya!

Taiki
Nama aslinya sih Hashima, tapi karena tempat ini jadi daerah perang zaman WWII, jadilah disebut Gunkanjima atau Battleship Island.

Hicha
Wah... kok ngeri...

Taiki
Itu kan dulu. Sekarang pulau ini jadi pulau tak berpenghuni, cuma ada gedung-gedung bekas tambang batubara.

Hicha
Hoo...

Taiki
Karena dibiarin begitu aja makanya awal tahun 2000an jadi daerah wisata peninggalan sejarah.

Hicha
Wah... sepertinya banyak hantunya.

Taiki
Tenang... hantunya takut kok sama kamu!

Hicha
Oi!

Taiki
Kalau mau ke sini hanya bisa dengan reservasi dan ada beberapa tipe perjalanan. Untuk lebih jelasnya bisa dilihat di website resminya, ya.

 

 

Akses
Kepopuleran
Fotospot

 

7. Huis Ten Bosch

Hicha
Selain wisata sejarah dan Inasayama, apa lagi ya yang wajib dikunjungi kalau ke Nagasaki?

Taiki
Tentu aja Huis Ten Bosch!

Hicha
Itu wisata Belanda?

Taiki
Bukan dong! Ini tuh sebenarnya taman hiburan bertema Belanda.

Hicha
Dengan kanal dan kincir anginya?

Taiki
Tentu aja! Bukan hanya itu, lengkap dengan taman tulipnya juga!

Hicha
Wah... beneran berasa kayak di Belanda, ya!

Taiki
Terus, kalau musim dingin di sini ada winter illumination yang udah enam tahun jadi yang terbaik se-Jepang, lho! Saking bagusnya tempat ini disebut “Kerajaan Cahaya”, lho!

Hicha
Wah!! Cantik banget!

Taiki
Tentu aja, karena ini taman bermain, ada wahana-wahana yang bisa dinikmati. Wahananya ala Jepang gitu, kayak One Piece, sampai idol-idol ala Jepang.

Hicha
Ada ikemen juga nggak?

Taiki
Aku kan ikemen...

Hicha
Iya, dilihat dari ujung Monas 😛

Taiki
Tiket yang disediakan ada macem-macem, mulai dari 1Day Pass, untuk tiket masuk dan 50 wahana, ada 2Days, 3Days, juga ada tiket masuk saja, Pass untuk malam mulai dari jam 4 sore, dari jam 5 sore, yah... buat lebih jelasnya lihat website-nya aja deh, ya... Hehe

 

 

Akses
Kepopuleran
Fotospot

 

8. Dejima

Hicha
Terus selain Huis Ten Bosch, apa lagi tempat menarik di luar kota Nagasaki?

Taiki
Kita bisa main ke Dejima, ini juga masuk kota sejarah gitu.

Hicha
Ada apa aja di sana?

Taiki
Dejima ini sebenarnya dulunya pulau buatan di pelabuhan Nagasaki. Udah dibangun sejak abad 17, lho!

Hicha
Wah... di abad 17 aja Jepang udah bisa bikin pulau buatan, ya!

Taiki
Iya dong!

Hicha
Kok kamu yang bangga?

Taiki
Kan aku orang Jepang... 😛

Hicha
Sombong!! Coba buat pulau sendiri sana!

Taiki
Hehehe... Sekarang Dejima udah bukan pulau lagi, karena sudah direklamasi jadi tersambung langsung dengan pulau Kyushu. Tapi di sini masih ada beberapa situs-situs bersejarah, yang sayang untuk dilewatkan.

Hicha
Apa aja tuh?

Taiki
Ada beberapa museum dan gedung peninggalan Belanda. Kalau ke sini rasanya seperti time-travel gitu, deh!

Ditail

  • Jam buka 8:00-18:00
  • Tiket masuk 500 yen (kira-kira Rp.65000)
Akses
Kepopuleran
Fotospot

 

9. Shimabara Castle & Samurai Village

Taiki
Menjauh ke arah tenggara dari kota Nagasaki, kita bisa ke semenanjung Shimabara. Di sini ada kastil dan kampung Samurai, lho!

Hicha
Samurainya masih ada?

Taiki
Ya nggak lah! Ini seperti daerah perumahan zaman samurai dulu gitu. Dikelilingi oleh kanal yang banyak ikan koi-nya!

Hicha
Boleh dipancing nggak?

Taiki
Boleh... kalau kamu mau ditangkap terus dideportasi!

Hicha
Yah...

Ditail

  • Jam operasional kastil 9:00-17:30
  • Tiket masuk 540 yen (kira-kira Rp.70000)
  • Jam operasional Samurai Houses 9:00-17:00
  • Tiket masuk gratis
Akses
Kepopuleran
Fotospot

 

10. Mount Unzen & Unzen Onsen

Taiki
Masih di daerah Shimabara, ada juga gunung Unzen dengan Onsen dan Jigoku-nya.

Hicha
Apaan tuh?

Taiki
Gunung Unzen tempat untuk Momiji yang cantik di musim gugur. Sedangkan Jigoku itu artinya “neraka”, jadi kayak kawah aktif yang memancarkan gas dan air panas, jadi kayak neraka gitu, kan?

Hicha
Emangnya kamu pernah ke neraka?

Taiki
Ke puncak gunungnya kita bisa naik ropeway atau hiking kalau mau. Hehehe.

Hicha
Setelah capek hiking, bisa menyegarkan diri di Onsen, ya!

Taiki
Betul! Duh... rasanya habis capek hiking, terus masuk Onsen itu...

Hicha
...nikmat banget!

Taiki
Halah... kayak pernah masuk Onsen aja kamu!

Ditail

  • Jam operasional Unzen Ropeway
    8:31-17:03 (keberangkatan terakhir pukul 16:51 pada bulan Nov-Mar)
  • Tutup jika cuaca buruk
    Tiket one-way 630 yen (kira-kira Rp.82000) round-trip 1260 yen (kira-kira Rp.164000)
Akses
Kepopuleran
Fotospot

 

Kesimpulan

Nagasaki saat ini kota cantik dengan jalanan menanjak dan menurun dan memiliki situs-situs bersejarah yang tidak boleh dilewatkan kalau sedang berkunjung ke sini. Sebagai salah satu daerah yang dibuka untuk bangsa asing di masa lampau, menjadikannya banyak memiliki tempat-tempat wisata bersejarah ala Eropa dan Pecinan. Wisata alamnya seperti gunung Inasa dan gunung Unzen juga indah dan menawarkan pemandangan yang tidak kalah dengan prefektur lainnya.

Kuy add LINE@ Japanesia!

Kita bink diary sehari-hari dengan bahasa Jepang yg mudah!

Klo kalian mau belajar bahasa Jepang dengan efektif, coba masuk aja!

Kita semuanya tunggu ikutan kalian ya! Makasih!

友だち追加

Kalo kamu suka
tolong follow ya

Kita sampaikan Artikel Terbaru!

Follow Twitter

Artikel Dianjurkan