Hicha
Kita udah menjelajahi Jepang dari ujung barat di Okinawa sampai ujung timur di Hokkaido, tapi kok Tokyo malah belum?

Taiki
Pas banget, ini mau ngomongin Tokyo.

Hicha
Ah… Alesan aja deh kamu!

Taiki
Jangan gitu dong! Hehehe

1. Tokyo Tower

Taiki
Coba sebut simbol Tokyo sepuluh tahun yang lalu…

Hicha
Ikemen!!

Taiki
Ah, kamu mah ikemen mulu yang dipikirin!

Hicha
Hehehe

Taiki
Tentu aja, Tokyo Tower dong ya!

Taiki
Menara ini sudah berdiri sejak 60 tahun yang lalu, lho! Awalnya didirikan sebagai Menara broadcasting untuk stasiun TV NHK. Seiring dengan perkembangannya, menara ini juga digunakan oleh beberapa stasiun televisi lainnya.

Hicha
Menara merah ini, kalau malam dan sedang ada iluminasi-nya, bisa dilihat dari berbagai penjuru Tokyo, lho!

Taiki
Di sini juga ada observatori yang dibuka untuk umum di ketinggian 250m.

Hicha
Yup! Namanya The Tokyo Tower Top Deck. Tempat ini baru direnovasi dan dibuka kembali untuk umum bulan Maret 2018 yang lalu, lho!

Taiki
Selain itu, di kaki tower ini ada FootTown yang berisi galeri dan hall yang bisa memuat hingga 400 orang!

Hicha
Jangan lupa juga, ada restoran tempat untuk mengisi perut, dan taman di sekitarnya yang bisa dikunjungi untuk sekedar piknik atau bersantai.

Harga tiket masuk

  • Main deck (900m):
    - Perorangan:
    Dewasa (16 tahun ke atas) 900yen ※kira-kira Rp.117.000
    Anak-anak (6-15 tahun) 500yen ※kira-kira Rp.65.000
    Pre-schooler (4-6 tahun) 400yen ※kira-kira Rp.52.000
  • - Grup (20-50 orang)
    Dewasa (16 tahun ke atas) 800yen ※kira-kira Rp.110.000
    Anak-anak (6-15 tahun) 450yen ※kira-kira Rp.58.000
    Pre-schooler (4-6 tahun) 350yen ※kira-kira Rp.45.000
  • - Grup (>50 orang)
    Dewasa (16 tahun ke atas) 700yen ※kira-kira Rp.91.000
    Anak-anak (6-15 tahun) 400yen ※kira-kira Rp.52.000
    Pre-schooler (4-6 tahun) 300yen ※kira-kira Rp.40.000
  • -Top deck tour (150m+250m)
    Dewasa (16 tahun ke atas) 2800yen ※kira-kira Rp.360.000
    Anak-anak (6-15 tahun) 1800yen ※kira-kira Rp.235.000
    Pre-schooler (4-6 tahun) 1200yen ※kira-kira Rp.156.000

Akses
Kepopuleran
Fotospot

2. Tokyo Sky-tree

Taiki
Sayangnya, karena Tokyo Tower digunakan khusus untuk pemancar analog, sejak 2011 saat siaran televisi beralih menjadi digital, menara ini tidak cukup tinggi untuk digunakan sebagai pemancar digital. Maka dibangunlah Tokyo Skytree yang jadi symbol baru Tokyo sekarang.

Hicha
Menara dengan tinggi 634m ini jadi menara tertinggi di dunia, lho!

Taiki
Berapa ratus kali tinggi kamu tuh?

Hicha
Berisik!

Taiki
Kalau malam juga ada iluminasinya. Dan tentu saja ada observatory deck, galeri, dan restoran juga di dalamnya.

Hicha
Dari observatory deck kita juga bisa melihat gunung Fuji saat langit cerah. Pokoknya keren banget, deh!

DItail

  • Jam Operasional:
    8:00-22:00 (last entry 21:00)
  • Harga Tiket Masuk
  • -Tokyo Skytree Tembo Deck
    Dewasa (18 tahun ke atas) 2060yen (kira-kira Rp.270000)
    12-17 tahun 1540yen (kira-kira Rp.200000)
    6-11 tahun 930yen (kira-kira Rp.120000)
    Balita 4-5 tahun 620yen (kira-kira Rp.81000)-Tokyo Skytree Tembo Galleria
    Dewasa (18 tahun ke atas) 1030yen (kira-kira Rp.140000)
    12-17 tahun 820yen (kira-kira Rp.110000)
    6-11 tahun 510yen (kira-kira Rp.66000)
    Balita (4-5 tahun) 310yen (kira-kira Rp.40000)

Akses
Kepopuleran
Fotospot

3. Asakusa

Taiki
Kalau sudah ke Tokyo Skytree, jangan lupa mampir ke Asakusa, ya! Cuma selang satu stasiun dari Skytree! Bahkan kalau mau, jalan kaki juga nggak sampai setengah jam, lho!

Hicha
Ah, pasti mau rekomen Kaminarimon, kan?! Itu mah tempat paling mainstream buat turis…

Taiki
Somboong!

Hicha
Biarin! Wee…

Taiki
Di sini tuh lengkap banget! Ada sensoji, kuil buddha yang terkenal dengan gerbang Kaminari-nya, terus melewati gerbang tadi, ada Nakamise dori, tempat di mana banyak penjual souvenir dan oleh-oleh.

Hicha
Jangan lupa ada Hanayashiki juga!

Taiki
Oh iya, betul banget! Ini adalah salah satu taman bermain tertua di Jepang!

Hicha
Dan bisa dilanjut berbelanja di pasar tua Nishi Sando!

Taiki
Kok kamu lebih tau?

Hicha
Iya dong!

Taiki
Karena ini tempat yang sering didatangi turis asing, di sini juga banyak tempat makan halal, lho!

Hicha
Bener banget… Informasinya bisa diperoleh di stasiun atau di Asakusa Tourist Culture Information Center yang ada di seberang Kaminari-mon.

Taiki
Oh iya, betul! Kita juga bisa naik ke lantai delapan dan menikmati suasana Asakusa dari sana. Tambahan lagi, kita juga bisa menikmati Asakusa dari sungai Sumidagawa dengan Sumida River Cruise!

Akses
Kepopuleran
Fotospot

4. Harajuku

Hicha
Jadi kalau mau ketemu ikemen di mana ya?

Taiki
Kenapa penasaran amat sama ikemen? -_-“
Lanjut ke Harajuku, ah!

Hicha
Kalau kamu suka dengan sesuatu yang cute-cute kawaii-kawaii, jangan sampai melewatkan Harajuku!

Taiki
Di sini ada banyak pertokoan yang menjual aksesoris maupun hal-hal yang cute-cute bangettt… kyaa kyaaa…

Hicha
Dasar Taiki! -_-

Taiki
Di sini juga tempatnya pertokoan dan kafe yang stylish dan fashionable.
Tempat nongkrong anak gaul Tokyo deh pokoknya!

Hicha
Wah… berarti banyak ikemen dong?!

Taiki
Lagi-lagi ikemen! Huh!

Akses
Kepopuleran
Fotospot

5. Imperial Palace (Kokyo)

Hicha
Ya udah… nggak ngomongin ikemen lagi deh… Pangeran berkuda putih aja, gimana? :p

Taiki
Ngomong-ngomong soal pangeran, tau dong ya kalau Jepang adalah negara kerajaan dengan Kaisar sebagai pemimpin negara? Nah, Imperial Palace tempat keluarga kaisar tinggal ini, beberapa bagiannya dibuka untuk umum, lho!

Hicha
Di sini kita bisa bersantai di rerumputan tamannya yang luasss banget!

Taiki
Kalau musim semi, banyak pohon sakura yang bermekaran juga.

Hicha
Di bagian timur ada taman ala Jepang dengan yang disebut Honmaru dan Ninomaru. Di dekatnya juga ada sisa peninggalan Edo castle.

Akses
Kepopuleran
Fotospot

6. Ameyoko

Taiki
Kalau mau ke tempat yang masih sedikit didatangi orang Indonesia, harus banget ke Ameyoko!

Hicha
Tempat apa tuh?

Taiki
Tuh… belum pernah dengar, kan? Tempat ini dulunya pertokoan yang menjual permen dan manisan yang sulit didapatkan saat perang dunia. Karena di sini banyak ameya (toko permen) makanya disebut Ameya Yokocho atau disingkat Ameyoko.

Hicha
Di sini juga dulunya tempat untuk menjual perlengkapan tentara Amerika, lho!

Taiki
Betul, jadi “ame”-nya sendiri bisa berarti permen atau Amerika.

Akses
Kepopuleran
Fotospot

7. Ghibli Museum

Taiki
Agak ke pinggir sedikit dari kota metropolitan Tokyo, kita ke kota Mitaka, yuk!

Hicha
Buat penggemar film-film animasi karya Hayao Miyazaki dan studio Ghibli-nya, wajib banget mengunjungi Ghibli Museum yang ada di kota ini.

Taiki
Di sini selain bisa melihat pameran mengenai sejarah dan perkembangan animasi, ada juga special exhibitions yang bertemakan film-film terkenal dari studio ini.

Hicha
Dan ada juga kafe serta spot-spot yang bertemakan tokoh anime tertentu.

Taiki
Oh iya, tiket masuk ke museum ini hanya bisa dibeli di muka via internet, jadi jangan lupa reservasi tiket secepatnya, ya.

Harga tiket

  • Untuk dewasa 1,500 yen(kira-kira Rp.200.000)(PP)
    Untuk dewasa 950 yen(kira-kira Rp.1300.00)(sekali jalan)
    Untuk anak-anak 750 yen(kira-kira Rp.1000.00)(PP)
    Untuk anak-anak  480 yen(kira-kira Rp.700.00)(Sekali jalan)

Akses
Kepopuleran
Fotospot

8. Odaiba

Hicha
Sekarang kita ke New York?

Taiki
Bukan, dong! Ini masih di Tokyo, lho! Tepatnya di Odaiba.

Hicha
Wah, nggak usah jauh-jauh ke US yah kalau begitu.

Taiki
Di Odaiba, nggak cuma ada replica patung liberty, tapi juga banyak tempat menarik lainnya.

Hicha
Tul banget! Odaiba ini pusatnya shopping dan entertainment yang terkenal di Tokyo.

Taiki
Di sini ada kantor pusat Fuji TV yang area pamerannya dibuka untuk umum. Kita bisa membeli goods dari acara-acara popular Fuji TV. Tentu saja ada pertokoan dan tambahan lagi, bentuk gedungnya tuh Futuristik banget.

Hicha
Selain itu, di sini juga ada museum Maritim buat penggemar kelautan, Museum Sains dan Inovasi atau disebut juga Miraikan, Decks Tokyo Beach yang ada museum Madam Tussauds plus Trick Art Museum, dan tentu saja DiverCity Plaza dengan patung gundam raksasanya. Kabarnya dalam waktu dekat akan dipasang patung GunPla yang baru, lho!

Taiki
Jangan lupa juga Rainbow Bridge yang pencahayaannya keren banget kalau malam.

Hicha
Tul banget! Apalagi waktu festival kembang api. Pokoknya rugi kalau sampai melewatkan tempat ini.

Akses
Kepopuleran
Fotospot

9. Ueno

Hicha
Kalau nyebut Ueno, pasti tempat yang paling recommended itu bonbin-nya, kan?

Taiki
Jangan salah, selain kebun binatang, Ueno juga terkenal sebagai tempat mekarnya sakura. Jadi jangan lupa mengunjungi Ueno Park buat hanami-an, ya! Di Ueno Zoo sendiri, ada Riri, Shinshin, dan Shanshan, lho! Tiga ekor panda yang paling terkenal di Tokyo! Kita bisa melihat polah mereka yang lucu.

Hicha
Ya ampun, imut banget! Nggak kayak Taiki…

Taiki
Oi!

Hicha
Di Ueno park, selain terkenal dengan sakura-nya, ada juga tempat yang nggak kalah asyik buat dikunjungi.

 

Taiki
Bener banget! Jangan lupa kunjungi juga kuil Bentendo, Hanazonoinari shrine yang mirip Fushimi Inari, dan Tokyo National Museum dengan 110.000 buah koleksinya.

Hicha
Semuanya ada di Ueno Park, lho!

Taiki
Tambahan lagi, tempat ini dekat dengan Ameyoko dan tidak terlalu jauh dari Asakusa. Jadi bisa sekalian mampir.

Ditail

  • Dewasa (16-64 tahun) 600yen (kira-kira Rp.78000)
  • Lansia (65 tahun ke atas) 300yen (kira-kira Rp.40000)
  • Pelajar (13-15 tahun) 200yen (kira-kira Rp.26000)
  • Anak-anak (12 tahun ke bawah) Gratis

Akses
Kepopuleran
Fotospot

10. Yoyogi

Taiki
Selain Tokyo Tower dan Skytree, yang terkenal dari Tokyo bagi turis luar negeri itu Shibuya dengan Hachiko dan persimpangannya kan ya? Nah kalau sudah ke Shibuya, jangan lupa mampir ke Yoyogi juga. Tempat ini cuma dua menit naik kereta dari stasiun Shibuya.

Hicha
Yoyogi park-nya merupakan taman terbesar di Tokyo dan berada di sebelah selatan Meiji Jingu yang juga terkenal di kalangan turis.

Taiki
Di sini juga ada Olympic Village yang digunakan saat Tokyo Olympics 1964.

Hicha
Wah… Bakal rame juga nih di sini pas Tokyo Olympics tahun 2020 nanti

Akses
Kepopuleran
Fotospot

Kesimpulan

Menjelajahi Tokyo, tidak akan pernah ada habisnya. Selalu saja ada tempat-tempat menarik yang sayang untuk dilewatkan. Mulai dari yang modern seperti Tokyo Skytree, sampai kembali ke zaman Edo, seperti Sensoji. Pokoknya, kalau ke Jepang, jangan lupa menyisihkan waktu untuk menyusuri Tokyo, ya...

Kuy add LINE@ Japanesia!

Kita bink diary sehari-hari dengan bahasa Jepang yg mudah!

Klo kalian mau belajar bahasa Jepang dengan efektif, coba masuk aja!

Kita semuanya tunggu ikutan kalian ya! Makasih!

友だち追加

Kalo kamu suka
tolong follow ya

Kita sampaikan Artikel Terbaru!

Follow Twitter

Artikel Dianjurkan